oleh

Kronologi Lengkap Insiden Ormas Mengamuk dan Buang Sampah di Kantor Dinkes Bekasi

-Viral-29 Dilihat

Bekasi, Infoberitaduniaย โ€“ Sebuah insiden tak terpuji melibatkan sekelompok anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) terjadi di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi. Aksi mereka yang terekam CCTV viral di media sosial setelah tampak membuang sampah sembarangan dan memicu kericuhan di kantor pemerintahan tersebut.

Penyebab Kericuhan: Gagal Bertemu Kepala Dinas

Menurut keterangan resmi dari Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, aksi anarkis tersebut dipicu oleh kekecewaan para anggota ormas karena tidak berhasil bertemu langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Saat itu, kepala dinas sedang berada di luar kantor untuk menghadiri rapat.

“Maksud dan tujuan mereka datang adalah untuk bertemu langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan. Namun, saat itu Kepala Dinas tidak berada di tempat karena ada rapat di luar,” jelas Kombes Mustofa saat dikonfirmasi pada Jumat (21/3/2025).

Kekecewaan tersebut kemudian memuncak menjadi kemarahan, yang berujung pada aksi intimidasi kepada pegawai dinas kesehatan.

Pegawai Dinkes Ketakutan, Polisi Lakukan Mediasi

Situasi di kantor Dinkes Kabupaten Bekasi sempat mencekam. Beberapa pegawai merasa tidak aman dan terganggu kenyamanannya saat bekerja. Merasa terancam, para pegawai akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Cikarang Pusat.

“Pegawai Dinas Kesehatan merasa takut dan tidak nyaman. Mereka kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian,” lanjut Mustofa.

Merespons laporan tersebut, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk menghindari eskalasi lebih lanjut. Kapolres Bekasi mengambil langkah cepat dengan mempertemukan kedua belah pihakโ€”anggota ormas dan perwakilan Dinas Kesehatanโ€”dalam sebuah pertemuan yang difasilitasi di Mapolsek Cikarang Pusat.

Restorative Justice Jadi Solusi Damai

Upaya mediasi membuahkan hasil. Kedua pihak sepakat menyelesaikan konflik secara damai melalui mekanisme restorative justice. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari ormas yang terlibat, yakni LSM LMP, menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak Dinas Kesehatan.

“Perwakilan LSM LMP telah meminta maaf kepada Dinas Kesehatan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Kedua belah pihak sepakat berdamai tanpa adanya tuntutan hukum lebih lanjut,” tegas Mustofa.

Aksi Tak Terpuji Viral di Media Sosial

Insiden ini menjadi sorotan publik setelah rekaman CCTV yang menampilkan aksi para anggota ormas tersebut tersebar di berbagai platform media sosial. Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat jelas bagaimana beberapa anggota ormas mengacak-acak tong sampah dan menumpahkannya di depan pintu masuk kantor Dinkes Bekasi.

Selain itu, rekaman juga memperlihatkan momen saat seorang wanita berseragam ormas loreng terlibat adu mulut dengan pegawai wanita yang mengenakan seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) berwarna cokelat.

“Jangan bentak-bentak saya, dong!” terdengar teriakan dari pegawai ASN yang terlibat cekcok.

Wanita berompi loreng tersebut membalas, “Bukannya bentak-bentak, Mbak. Nggak tahu siapa saya, hah?”

Percekcokan antara keduanya sempat memanas sebelum akhirnya dilerai oleh seorang pria yang juga mengenakan seragam loreng.

Imbauan Kepolisian untuk Semua Pihak

Sebagai penutup, Kombes Mustofa mengimbau kepada seluruh masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan di wilayah Bekasi, agar menyampaikan aspirasi atau keluhan dengan cara yang santun dan sesuai aturan hukum.

“Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Jika ada hal-hal yang perlu disampaikan kepada instansi pemerintah, lakukanlah sesuai prosedur yang berlaku tanpa perlu menggunakan cara-cara intimidatif,” pungkasnya.